Tugas prakarya-Zidan Fikri Maulana 9F
Sejarah dan Makna Pada Batik
Kalimantan Timur
Menurut sahibul-hikayat, Batik kalimantan pertama kali dibuat
tatkala Patih Lambung Mangkurat bertapa selama 40 hari 40 malam di atas rakit
balarut banyu. Menjelang akhir tapanya, rakit tersebut tiba di daerah Rantau
Kota Bagantung. Tiba-tiba, dari seonggok buih di hadapannya, terdengar suara
seorang wanita. Wanita yang kemudian dipastikan sebagai Putri Junjung Buih,
yang kelak menjadi Raja di Banua ini.
Namun, sang Putri baru akan muncul ke permukaan jika
syarat-syarat yang diminta dipenuhi yaitu sebuah Istana Batung beserta dengan
kain yang harus selesai dibuat dalam satu hari. Kain itu pun bukan kain
sembarangan melainkan kain yang ditenun dan dicalap (diwarnai) oleh 40 orang
putri dengan motif wadi atau padiwaringin. Dari situlah Kain Calapan/Sasirangan
atau batik kalimantan pertama kali dibuat.
Bahan utama Batik Kalimantan yang banyak digunakan adalah
kain dari serat kapas (katun). Karena, pembuatan kain celup ikat masih sejalan
dengan proses celup rintang lainnya seperti halnya batik dan tekstil adat. Saat
ini, pengembangan bahan baku sudah cukup meningkat dengan keanekaragaman bahan
baku non kapas; seperti polyester, rayon, sutera, dan lain-lain.
Batik Kalimantan pada dasarnya memiliki beberapa jenis motif,
diantaranya batik sasirangan yang berasal dari Kalimantan Selatan, Batik Benang
Bintik (Kalimantan Tengah), Batik Pontianak (Kalimantan Barat) serta Batik
Shaho dari Kalimantan Timur. Masing-masing batik tersebut memiliki ciri khas
sendiri-sendiri.
Warna hitam pada batik bermakna: warna ini dikaitkan dengan
kejahatan dan kegelapan. atau melambangkan keangkamurkaan , keserakahan dan
kesesatan. Dalam arti yang baik warna ini melambangkan orang yang mempunyai
kepribadian yang kuat, tidak mudah terpengaruh komentar orang lain. Sehingga
dalam melaksanakan kewajibannya dilakukan penuh tanggung jawab.Sedangkan warna
merah merah melambangkan keberanian dan warna putih melambangkan kesucian,
ketentraman hati, kejujuran, dan kebenaran dalam menjalani hidup bagi
pemakainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar