Kisah dari sebuah kelas di SMP Vidatra Bontang,Kaltim

ANGKATAN 40 Vidatra

Rabu, 29 November 2017

Tugas Prakarya-Zidan Fikri M.

Tugas prakarya-Zidan Fikri Maulana 9F


Sejarah dan Makna Pada Batik Kalimantan Timur

Menurut sahibul-hikayat, Batik kalimantan pertama kali dibuat tatkala Patih Lambung Mangkurat bertapa selama 40 hari 40 malam di atas rakit balarut banyu. Menjelang akhir tapanya, rakit tersebut tiba di daerah Rantau Kota Bagantung. Tiba-tiba, dari seonggok buih di hadapannya, terdengar suara seorang wanita. Wanita yang kemudian dipastikan sebagai Putri Junjung Buih, yang kelak menjadi Raja di Banua ini.
Namun, sang Putri baru akan muncul ke permukaan jika syarat-syarat yang diminta dipenuhi yaitu sebuah Istana Batung beserta dengan kain yang harus selesai dibuat dalam satu hari. Kain itu pun bukan kain sembarangan melainkan kain yang ditenun dan dicalap (diwarnai) oleh 40 orang putri dengan motif wadi atau padiwaringin. Dari situlah Kain Calapan/Sasirangan atau batik kalimantan pertama kali dibuat.
Bahan utama Batik Kalimantan yang banyak digunakan adalah kain dari serat kapas (katun). Karena, pembuatan kain celup ikat masih sejalan dengan proses celup rintang lainnya seperti halnya batik dan tekstil adat. Saat ini, pengembangan bahan baku sudah cukup meningkat dengan keanekaragaman bahan baku non kapas; seperti polyester, rayon, sutera, dan lain-lain.
Batik Kalimantan pada dasarnya memiliki beberapa jenis motif, diantaranya batik sasirangan yang berasal dari Kalimantan Selatan, Batik Benang Bintik (Kalimantan Tengah), Batik Pontianak (Kalimantan Barat) serta Batik Shaho dari Kalimantan Timur. Masing-masing batik tersebut memiliki ciri khas sendiri-sendiri.
Warna hitam pada batik bermakna: warna ini dikaitkan dengan kejahatan dan kegelapan. atau melambangkan keangkamurkaan , keserakahan dan kesesatan. Dalam arti yang baik warna ini melambangkan orang yang mempunyai kepribadian yang kuat, tidak mudah terpengaruh komentar orang lain. Sehingga dalam melaksanakan kewajibannya dilakukan penuh tanggung jawab.Sedangkan warna merah merah melambangkan keberanian dan warna putih melambangkan kesucian, ketentraman hati, kejujuran, dan kebenaran dalam menjalani hidup bagi pemakainya.
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar